Friday, May 4, 2012

To See and To Feel

Google Earth. Beberapa orang yang sering nongkrong di internet pasti, mungkin-- dalam kesempatan tertentu, sudah mengetahui apa gerangan nama itu.

Sayangnya di Indonesia, Google Earth masih terlihat seperti sebuah piranti lunak statis yang cuma memperlihatkan gambar-gambar konstan yang digabung-gabung sehingga menjadi satu gambar besar yang continuous, dan sebatas hanya untuk memuaskan rasa penasaran dan keingintahuan tentang bagaimana daratan jika dilihat dari imaji satelit saja.

Padahal dalam fungsi maksimalnya, Google Earth menurut saya adalah piranti yang cukup majikal, mungkin karena memang saya mempunyai ketertarikan yang overwhelming terhadap bumi dan langit (Google Sky adalah sister software-nya), ditambah  juga karena saya gak begitu punya akses tinggi untuk menikmati panorama dan segala keindahan yang ditawarkan planet penuh kehidupan di seluruh tata surya ini, selain internet. Istilahnya saya cuma seorang desperate man, yang menggunakan Google Earth sebagai pelarian... :hammer:


"Earth and sky, woods and fields, lakes and rivers, the mountain and the sea, are excellent schoolmasters, and teach some of us more than we can ever learn from books." -John Lubbock


Street view
Salah satu fitur yang bisa bikin para user Indonesia gigit jari orang lain.

Jalan raya di daerah Walensee, Switzerland.

 Saya rela jadi sukarelawan street view Indonesia, kalau memang ada project-nya. Ada gak ya?


3D Buildings 
Fitur ini mengingatkan saya pada video game buatan Rockstar, Grand Theft Auto. Yang sukses mereplika kota-kota di dunia nyata. Well, walaupun ada yang loosely dan strictly similar. Tapi yang jelas, kita bakal bisa hapal seluruh jalan bahkan walau kita belum pernah ke tempat itu sekalipun, tentu kalau kita memang seniat itu. Ini merupakan bukti bahwa teknologi bisa menginovasi kegunaan peta sampai ke manfaatnya yang paling maksimal.



Pencakar-pencakar langit di Central Park, Manhattan

Yang bisa bikin user Indonesia gigit jari kaki orang lain (lagi) sebenarnya cuma karena minimnya user Google Earth itu sendiri. Lebih tepatnya creative user yang berkontribusi terhadap fitur-fitur itu sendiri. Model bangunan 3D sebenarnya adalah buatan user yang menggunakan Google Sketchup sebagai tool-nya. 


 
 Alun-alun Bandung

Walaupun tidak banyak, setidaknya ada itu lebih baik daripada tidak ada.

Still... *sobbing*

Google Imagery
Fitur favorit saya. Dalam beberapa waktu Google bakal meng-update gambar-gambar satelitnya, ditambah dengan fitur Historical Imagery yang berbentuk slider, plus kalau kamu penyuka sejarah, fitur ini bukan berasa seperti fitur yang harus di turn on turn off. Ini attachment yang wajib dipake!





Sebuah komplek di Soreang, berurutan tahun 2001, 2004, 2010, 2011

Walau tidak semua daerah mendapat update gambar yang sama, karena bahkan di beberapa daerah ada yang tidak mendapat update sama sekali sehinggal satellite imagery yang ditampilkan sudah agak jadul. Still, this the most fascinating feature in Google Earth so far, for me.

Oh, masalah desperate man, itu cuma guyon saja. Dan hanya menjadi hobi semata. (refer to: Google Earth-ing, not desperating). Pengalaman melihat panorama pertiwi dari perjalanan pulang pergi kuliah juga adalah sesuatu yang harus disyukuri, dimana ketika mahasiswa lain cuma ngekos... ampun. Tapi emang bener dan... gak, serius. Selama kita hidup melewati hamparan dataran dimana kita berpijak setiap harinya, kita bisa melihat interaksi apapun yang tidak terbatas hanya sesama manusia saja.

OK lah, mungkin hanya terbatas bagi mereka yang sedang tidak dalam kondisi in the middle of chaotic universal interaction: busy. Kita pergi ke warung depan blok aja sebenarnya udah lebih dari cukup untuk mewakilkan secuil dua cuil dari eksistensi keindahan yang digoreskan terhadap siapa saja yang menyadarinya dan mengabadikannya.


near Lanud Sulaiman.


Beberapa inci jauuuuuuuh kedepan


Pagi buta, Jatinangor. On the way to Unpad


 
Traffic light, persimpangan Buah Batu. Soekarno Hatta (Bypass)

“Look, I'm not an intellectual - I just take pictures.” -Helmut Newton


==========


So, buat kalian yang mempunyai hobi serupa, baik itu sebagai user ataupun contributor, baik itu 3D modelers, Panoramio photographers, ataupun yang lainnya. Let's greet and share!

0 comments: