"We all have our time
machines. Some take us back, they're called memories. Some take us
forward, they're called dreams." (Jeremy Irons, British Actor)
![]() |
| Sumber gambar: Wikipedia |
"Dengan pengetahuan masa lalu, kita bisa tahu dimana jalan berlubang itu pernah ada sehingga dapat dihindari. Dengan visi masa depan, artinya kita sudah memilih untuk mau memajukan diri kita dari sekarang."
(My lecturer, edited by me)
(My lecturer, edited by me)
Mimpi dapat menciptakan ide besar, inovasi besar, manusia besar— didunia. Keberadaannya tergantung dari apakah kita akan menariknya keluar (potensi, red) ataukah
membiarkannya saja pucat di dalam, hanya menjadi bunga yang selalu
disiram tapi tidak pernah dibawa keluar untuk diberi cahaya matahari dan
akhirnya menjadi layu dan bahkan mati. Hal yang dapat membawa perubahannya ada dua:
Disini dapat dilihat bahwa poin pertama itu logika, sedangkan poin kedua bergantung pada kreatifitas. Well, mungkin beberapa berpendapat "ngapain sih susah-susah, pake poin pertama aja napa?" Benar, tapi kita juga harus menyadari bahwa tidak semua tempat memiliki "cuaca" yang sama. Beberapa ada yang tinggal di kawasan subur di iklim tropis, beberapa lagi tinggal di dekat kutub bercuaca ekstrem.
1. "Bergerak" atau membawa bunganya keluar.
2. Membawa cahaya matahari itu kedalam.
Disini dapat dilihat bahwa poin pertama itu logika, sedangkan poin kedua bergantung pada kreatifitas. Well, mungkin beberapa berpendapat "ngapain sih susah-susah, pake poin pertama aja napa?" Benar, tapi kita juga harus menyadari bahwa tidak semua tempat memiliki "cuaca" yang sama. Beberapa ada yang tinggal di kawasan subur di iklim tropis, beberapa lagi tinggal di dekat kutub bercuaca ekstrem.
Mediterranean dan European, buku dan blog, extrovert dan introvert.
Kita yang beruntung hidup di Indonesia tinggal menggunakan poin pertama tanpa dibingungkan dengan opsi lain, namun Belanda menggunakan poin kedua sebagai solusi dari karakteristik mereka.
"Kreatifitas muncul dari keinginan untuk maju dan menolak untuk dikendalikan keadaan."
Belanda yang telah menjadi negara besar di abad ke-17, tidak silau dengan periode Dutch Golden Age-nya di masa lalu dengan menggunakan mesin waktu-nya secara bijak.
Melihat bagaimana dulu Indonesia adalah Hindia Belanda, old New York adalah New Amsterdam, dan negara Belanda adalah imperium Belanda. Merupakan bukti adanya the old creative empire yang menorehkan pengaruhnya di wilayah-wilayah didunia. Seperti ketiga inovasi diatas yang masing-masing mewakilkan teknologi, arsitektur, dan ekonomi. Karena berbicara inovasi tidak akan lepas dari creativity, dia adalah hasil dari creative in thinking atau berfikir kreatif.
Terlalu luas dan umum? Coba lihat ini.
![]() |
| Observatorium Bosscha, Batavia Stadhuis, Lokomotif Uap |
Terlalu luas dan umum? Coba lihat ini.
dan tidak memandang seberapa besar bentuknya.
Video
diatas dibuat oleh Frans Hofmeester, seorang Belanda. Menggunakan teknik time-lapse
atau merangkai frame-frame menjadi satu dengan merekam putrinya selama
dua belas tahun seminggu sekali sejak masih bayi. Sampai waktu
memperlihatkan kepada dunia secara langsung sebuah karya kreatif yang
sederhana dan tentunya, attainable by everyone.
Kreatifitas memang ciri individu, namun terlepas dari setiap manusia mampu berkreasi, saya tetap berkesimpulan bahwa value dari kemampuan individu tidak lepas dari system yang membesarkannya. Dalam kasus ini kita harus mengakui Belanda adalah salah satu penyumbang terbesar hasil kreatifitas didunia. Kita mungkin tidak menyadari bahwa penemu Compact Disc (1979) adalah Dutchmen; Philips Company yang merger dengan perusahaan Sony. Tak ayal jika Belanda adalah negara dengan rate kebahagiaan paling tinggi di Eropa. (Dutch Daily News)
I guess, because they know what they're doing with their flowers.
And if they can, why cannot we?
Kita tinggal "bergerak", kadang memang sulit.
Tapi sekali lagi itu cuma pilihan. Jadi, apa pilihan Anda?
(Post ini dimuat di kompetiblog2012)
I guess, because they know what they're doing with their flowers.
And if they can, why cannot we?
Kita tinggal "bergerak", kadang memang sulit.
Tapi sekali lagi itu cuma pilihan. Jadi, apa pilihan Anda?
(Post ini dimuat di kompetiblog2012)





















